Bagi penggemar estetika, memiliki rumah atau kantor yang aksen kayu yang kental pasti menimbukan kepuasan tersendiri. Elemen kayu memang mampu memancarkan kesan alami, teduh, dan klasik. Sayangnya, harga kayu sekarang kian mahal dan sulit dicari.Lagi pula, konsumen tentunya juga harus memerhatikan kelestarian lingkungan.
Kerusakan alam merupakan masalah serius di Tanah Air. Harus diakui, laju roda pembangunan berpotensi membawa dampak negatif pada lingkungan. Di Indonesia sendiri, tercatat 6,6 hektare hutan hilang dalam hitungan menit. Pembalakan kayu secara liar—untuk dipakai sebagai bahan material eksterior dan interior bangunan menjadi salah satu pemicu kerusakan alam.
Tapi konsumen tak perlu khawatir. Berkat teknologi canggih, sekarang ada papan/material mirip kayu yang kualitasnya tidak kalah dengan kayu sungguhan. Namanya fibrecement, produk substitusi kayu yangterbuat dari semen Portland, silica, air, serat selulosa, dandiproses dengan teknologi fire composite solutions.Bahan material bangunan ini bahkan dianggap lebih kuat dan efektif daripada bahan kayu.
Saat ini beredar sejumlah merek fibrecement di pasaran, salah satunya Shera. Produkasal Thailand ini diklaim punya banyak keunggulan: ramah lingkungan, lebih tahan lama, tahan api, waterproof,ringan, dan kelenturannya dapat disesuaikan dengan beragam kebutuhan atau bentuk bangunan.
Yang jelas, produk ini juga memiliki keindahan artistik. Tampilannya catchy.Harganya, boleh dibilang relatif rendah. Sebagai contoh,papan lis sepanjang 3-4 meter dengan ketebalan 8 milimeter dibanderol seharga Rp45.000-60.000 perlembar.
Untuk pasar Indonesia, Shera menyediakan tiga lini produk: wood (produk pengganti kayu untuk aplikasi dinding, plafon, papan lis dan dekor kayu), roof (lembaran atap ringan dengan gelombang yang dapat mengurangi bising dan panas), dan board (lembaran untuk kebutuhan langit-langit eksternal dan internal, partisi dinding dan pelapis lantai). Dari sini terlihat, hampir setiap bagian bangunan/rumahbisa memakai material pengganti kayu tersebut: dari atap, dinding, tangga, pagar hinggalantai.
Seperti tampak dalam foto, desain dinding kayu minimalis ditonjolkan dengan baik, sementara pagar tangga (juga mengandung ‘unsur kayu’) mewakili kesan modern. Desainernyadengan lihai memadukan gaya modern dan tradisional.
Atap serbaguna—berfungsi sebagai ruang tidur, gudang atau perpustakaan—pun dirancang menawan. Langit-langit dan lantainya terbuat dari fibrecement kayu. Di kanan-kiri terpasang jendela sebagai akses keluar-masuk udara dan cahaya. Warna putih di sekitar jendela tampak serasi dengan nuansa coklat yang dominan.

No comments:
Post a Comment